Pilah Sampah, Wakil Walikota Serang Wujudkan Serang Hijau dan Bersih

Serang,Banten

Mitranegara MNtv.com-Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah dari lingkungan masing-masing untuk menciptakan kota yang bersih sekaligus bernilai ekonomi. Pemilahan sampah buka peluang ekonomi baru dan kurangi Volume sampah di TPA

Menurut Agis, pemilahan sampah bukan hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Sampah yang dipilah dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai jual.

Ia mencontohkan, limbah plastik yang selama ini dianggap tidak berguna dapat disulap menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis dan mampu menambah penghasilan warga.

“Melalui pemilahan sampah, masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi. Kita ingin mengubah cara pandang, bahwa sampah bukan lagi masalah, melainkan peluang,”tutur Agis

Ia menambahkan, pengolahan sampah yang baik juga berkontribusi dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), sehingga dapat memperpanjang usia TPA.

Agis menegaskan, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

“Kota Serang adalah rumah kita bersama, sudah harusnya kita merawat dan menjaga agar tetap bersih, nyaman, dan layak huni,”ujarnya

Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai mengambil peran dalam menciptakan perubahan kota yang lebih hijau dan bersih.

“Sudah saatnya kota serang menjadi kota yang hijau dan bersih. Ini momentum bagi kita semua untuk menjadi bagian dari perubahan,”imbuhnya

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menilai pemilahan sampah dari sumbernya menjadi solusi efektif untuk memperpanjang usia TPA diberbagai daerah, termasuk di kota serang.

Menurutnya, banyak TPA di Indonesia yang telah beroperasi lebih dari 17 tahun dan kini menghadapi ancaman kelebihan kapasitas.

“Pemilahan sampah sejak dini menjadi langkah penting untuk mengurangi beban TPA dan menjaga keberlanjutannya,”jelas Hanif

Dengan semakin masifnya gerakan pilah sampah, diharapkan kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga tercipta lingkungan bersih, sehat, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga.

Red:tim