
Sulawesi Utara, mitranegaragpri-ak.com –
Sesuai dgn surat pmk kementrian pusat yang baru tgl 24 Januari 2023 terhitung sudah bisa mengunakan bouster(2) atau vaksinasi ke (4) kepada masyarakat umum kalau sampai kemarin kegiatannya dernakes lansia khususnya umum atau masyarakat minahasa setelah selesai di vaksin Bpk ibu dan masyarakat langsung cek di peduli lindungi langsung keluar sertifikat vaksin.
Baru masi ada lagi kegiatan yang kami sudah laksanakan bulan imunisasi nasional ada target- target untuk kita vaksin dpt. vaksin polio. vaksin mr rubela. vaksin campak.kegiatan yang kemarin terpenuhi sesuai targe dinas kesehatan minahasa baru yang berikut masih ada juga
kegiatan stunting- stunting prefalensis stunting di minahasa di tahun 2021. 1.5.65.℅ kemarin kami tutup di tahun 2022. 0,82.℅ berarti angka stunting sudah ada penurunan kami berharap kegiatan ini sampai di siro lebih turun- lebih turun supaya anak- anak di minahasa masyarakat lebih sehat tidak ada perpodensi stunting itu yang kami kerjakan. ada juga kegiatan yang kemarin pembangunan puskesmas tompaso. sudah selesai di laksanakan mulai di bulan November tahun 2022 sudah selesai suda di pergunakan sekarang.
Masi ada lagi kegiatan- kegiatan program yang menunjan di pemerintahan kemarin kami bikin ifen besar di minahasa kttkikap di minahasa team kesehatan dari dinas minahasa di bawah dinas kesehatan ada juga upt- upt. rumah sakit samrattulangi maupun Rumah sakit- Rumah sakit daerah dan Rumah sakit daerah jadi kami bikin team ( p3k) masih ada juga kegiatan- kegiatan dari gereja dari keagamaan pemerintahpemerintah minta bantuan team kesehatan kami dari dinas kesehatan pasti bantu masyarakat minahasa atau umum nasional, dan kami bentuk team dan menyediakan fasilitas ambulance obat- obat yang di perlukan, masi ada juga kendala- kendala sdm di minahasa ada 22 puskesmas tapi di akhir tahun kemarin ada yang puskesmas siap mandiri dan gta juga coba bikin puskesmas gta coba bikin puskesmas baru kalo mandiri gedungnya suda di bangun tpi gta harus minta nomor registrasi di kementrian pusat bahwa puskesmas ini suda bisa mandiri.
Kami di minahas suda ada 23 puskesmas di minahasa. walaupun belum memenuhi penenuhan setiap kecamatan harus ada puskesmas di minahasa ada 25 kecamatan jadi di setiap kecamatan harus ada puskesmas. tenaga kerja yang untuk di puskesmas masi kurang.
di setiap puskesmas angka orang kerja 20 sampai 23 orang. masi ada dua puskesmas yang belum memenuhi atau masi mau di bikin kami perlu pekerja perawat banyak karna pasien yang rawat inap banyak sekali karna pekerja kurang sip pagi sip malam jadi kalo tenaga kerja kurang masi ada kendala sdm 20 sampai 23 orang karna kami perlu tenaga kerja puskesmas karena pasien rawat inap banyak sekali dan kemarin masuk di siro brown dan kami tidak ada kasus covid tida ada pertumbuhan covid. kami di minahasa sudah tidak paki masker tapi harus menjaga kesehatan Jagan bersama khususnya masyarakat minahasa dan sekitar’ ucap dr Ivonne Rattu, m. Kes.(03/02/2023)
(Jansen Rarung)






