KALTIM,Mitranegaragpri-ak.com – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, dengan penuh semangat menyampaikan jawaban Pemerintah Provinsi atas berbagai masukan dari fraksi-fraksi DPRD Kaltim terkait APBD 2026. Dalam suasana Rapat Paripurna ke-46 yang digelar di Gedung DPRD Kaltim, Karangpaci, Samarinda, Sri Wahyuni menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan APBD sebagai mesin penggerak kesejahteraan masyarakat(1/12/2025)
Kami sangat menghargai setiap kritik dan saran yang konstruktif. Ini adalah bukti bahwa kita semua peduli terhadap masa depan Kaltim,” ujarnya.
Menghadapi tantangan penurunan dana transfer, Pemprov Kaltim tetap optimis dan fokus pada pelayanan publik serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sri Wahyuni memastikan bahwa APBD 2026 akan segera ditetapkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh warga Kaltim.
Tak hanya itu, Pemprov Kaltim juga berkomitmen untuk terus membangun SDM yang unggul dan memperkuat tata kelola pemerintahan. “Ini adalah fondasi kita menuju Generasi Emas Kaltim,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi, Pemprov Kaltim menyambut baik saran DPRD untuk menjadikan pembahasan RAPBD 2026 sebagai momentum memperkuat integritas penganggaran dan memperjelas prioritas pembangunan.
Setiap kebijakan akan berpihak kepada masyarakat. Kita ingin Kaltim menjadi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkas Sri Wahyuni.
Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua I Ekti Imanuel dan Wakil Ketua III Hj Yenni Eviliana ini dihadiri oleh 34 anggota DPRD, para asisten, staf ahli gubernur, serta pimpinan perangkat daerah dan instansi vertikal. Semua pihak sepakat untuk bekerja sama demi Kaltim yang lebih baik.
{Hendra}






