Kenapa Laporan Pencabulan diabaikan Oleh Polres Labuhanbatu Sehingga Menjadi Pertanyaan Publik

 

Sumatera utara, mitranegaragpri-ak.com – Terjadinya Kasus Pelecehan Seksual Didesa Sei Penggatungan kecamatan Panai hilir sehingga orang Tua korban Afridatul zannah tanjung telah membuat laporan resmi di polres Labuhanbatu pada Tanggal 07 Maret 2023 Yang lalu.

Unit PPA Labuhanbatu Iptu R. Sembiring, SH melalui kuasa hukum korban Neformasi Halawa,SH,C.NSP menyampaikan Kepada awak media mitranegaragpri-ak.com ,”Agar Kasus Pelecehan Seksual Yang dialami oleh korban Agar di proses secara hukum Upaya yang di lakukan polres labuhanbatu unit PPA telah mempertemukan orang tua pelaku dan orang tua korban agar bisa di damaikan secara kekeluargaan dan di lakukan mediasi pada tgl 24-03-2023 di ruangan Unit PPA polres labuhanbatu. “Jelasnya

Sementara itu, Kuasa Hukum Korban Neformasi Halawa, SH,C.NSP, C.HMt kembali menyampaikan,” Hasil Mediasi hari ini tidak ada titik temu yang mana apa dikehendaki oleh keluarga korban tidak diindahkan atau tidak ada itikad baik dari pihak keluarga si pelaku sehingga mediasi tersebut Masih belum ada titik terangnya Bebernya

ironisnya sangat disayangkan sekali kanit Unit PPA Polres Labuhanbatu IPTU R. Sembiring, SH sama sekali tidak memberikan keterangan kepada awak wartawan ketika awak media mempertanyakan langsung kepada Unit PPA namun tim awak media disuruh keluar dan iya mengatakan “tanya saja sama humasnya”

Adapun Awak media sempat mewawancarai Penyidik Pembantu Aiptu IG Hasibuan, SH juga turut mengatakan bahwa “saya tidak bisa memberikan keterangan kepada Rekan Pers dan tanya saja langsung kepada ibu kanit” Ucapnya

disisi lain awak media kembali ke Kantor Humas Polres Labuhanbatu akan tetapi beliau tidak ada ditempet dikantor ruang kerjanya sehingga awak wartawan Mn Tv sempat mengkonfirmasi langsung melalui whatsapp namun diabaikan nya

ditempat yang berbedah sungguh aneh tapi nyata seperti bahasa yang dilontarkan oleh Julius giawa komisaris PT media mitra negara turut mengomentari dalam hal ini bagaimana tentang keterbukan informasi publik (KIP) mendapatkan dan memperoleh informasi keadilan kasus yang dimaksud ada apa dibalik ini semuanya dengan Unit PPA Polres Labuhanbatu beserta Jajarannya sehingga tidak mau memberikan tanggapan kepada wartawan terkait perkara yang sudah dilaporkan kasus pencabulan anak dibawah umur

ditempat yang terpisah Zainal Arifin Lase Ketua dewan pimpinan daerah DPD Gerakan Persatuan Rakyat indonesia Anti Korupsi Lembaga GPRI-AK, menegaskan bahwah hukum tertinggi di Negeri ini adalah rakyat tanpa ada rakyat tidak Ada pemimpin bahkan rakyat juga yang menggaji polisi dan pejabat lainnya melalui pembayaran pajak yang disetor ke Negara namun yang sangat disayangkan kenepa urusan rakyat kecil masyarakat miskin selalu dikesampingkan

(Red ZL)

Tinggalkan Balasan