Mahasiswa Muara Enim di Jakarta Mendesak Pemda Hadir, Soroti Kasus Putus Kuliah Akibat Kesulitan Ekonomi

Jakarta, mitranegaratvMNTV.com. – Persatuan Mahasiswa Muara Enim “Serasan Sekundang” Jakarta mendesak Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk lebih serius memperhatikan nasib mahasiswa asal daerah yang tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi, khususnya di Jakarta.

 

Koordinator Pusat Persatuan Mahasiswa Muara Enim Jakarta, Marsel Kusnan, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi mahasiswa yang terpaksa menghentikan studi akibat keterbatasan ekonomi dan minimnya dukungan dari pemerintah daerah.

 

Salah satu kasus yang mencuat adalah mahasiswa berinisial (Y.Y) yang harus putus kuliah di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Kondisi tersebut disebut sebagai potret nyata lemahnya perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda asal daerah.

 

“Kami mengecam sikap pemerintah daerah yang terkesan abai. Banyak mahasiswa menghadapi tekanan ekonomi keluarga, namun tetap memiliki tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan. Ini seharusnya menjadi perhatian serius,” tegas Marsel dalam keterangannya, pada Jumat (10/4/2026).

 

Menurutnya, pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh negara. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh masyarakat, termasuk mahasiswa yang merantau.

 

Marsel juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan tersebut. Ia menilai, hingga saat ini belum ada kebijakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan mahasiswa di perantauan.

 

Selain itu, pihaknya mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa asal Muara Enim yang sedang berkuliah di Jakarta, guna meringankan beban biaya pendidikan dan kebutuhan hidup.

 

Dalam kesempatan itu, Marsel juga menyinggung pelaksanaan Seminar Nasional pada 4 Februari 2026 sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan ini.

 

“Seminar Nasional yang kami selenggarakan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata kepedulian kami. Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah dan keputusan konkret untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan,” ujarnya.

 

Persatuan Mahasiswa Muara Enim Jakarta menegaskan bahwa jika persoalan ini terus diabaikan, maka akan berdampak serius terhadap masa depan generasi muda daerah.

 

Tuntutan Mahasiswa:

1. Pemerintah Kabupaten Muara Enim segera menindaklanjuti persoalan mahasiswa asal daerah dan memberikan bantuan serta dukungan bagi mahasiswa yang sedang berkuliah di Jakarta.

2. Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim segera berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menghadirkan program bantuan dan beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan.

3. Pemerintah Kabupaten Muara Enim menjamin akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh warganya sebagai bentuk tanggung jawab negara.

Tim: MNTV Sumsel

Penerbit:Yudi susanto